11 Juli 2019 11:21 am

Apa Bisa Beli Properti Dengan Sistem Patungan?

Apa Bisa Beli Properti Dengan Sistem Patungan?

Bagaimana Cara Beli Properti dengan Sistem Patungan?


Banyak orang berpikir, investasi properti itu mahal. Namanya juga properti, mana ada rumah atau apartment murah. Makanya investasi jenis ini biasanya hanya dilakoni oleh mereka yang sudah mapan secara keuangan, atau punya simpanan Reksa Dana saham. Teman-teman harus tau kalo sekarang itu nggak ada yang sulit untuk memiliki properti. Itu semua didukung dengan kehadiran sejumlah Financial Technology yang akan memudahkan kamu untuk memiliki properti melalui skema Crowdfounding atau biasa disebut Sharing Kepemilikan (LOT).

patungan beli properti
patungan beli properti

Apa itu crowdfunding? Biasanya, orang menyebutnya sebagai pendanaan bersama dari masyarakat luas hingga terkumpul dana yang dibutuhkan untuk proyek tertentu. Kickstarter.com & Eazy Property, salah satu situs crowdfunding asal USA cukup terbukti dalam menunjukkan hasil pendanaan di bidang kreatif. Kemunculan crowdfunding di Indonesia pun mulai diperhitungkan karena membawa dampak positif bantuan finansial dalam beberapa tujuan orang banyak, membeli properti misalnya.

Bagaimana Sistem Kerja Patungan Beli Properti ini?

Crowdfunding properti gampangnya adalah kamu bisa beli properti dengan cara patungan bersama investor lainnya melalui website yang menyediakan layanan tersebut. Modal yang perlu kamu keluarkan hanya 1 persen dari harga properti, misalkan properti yang kamu inginkan berharga Rp. 1 Miliar, cukup masukkan dana Rp. 10 juta dari tabungan Reksa Dana kamu dan tunggu sisanya dari calon investor lainnya.

Jika kamu memilih investasi properti melalui cara ini, ketahuilah bahwa properti itu tidak kamu miliki sepenuhnya, sebab kepemilikannya terdiri dari beberapa orang. Maka dari itu biasanya  cenderung disewakan pada orang lain kemudian menggunakan sistem keuntungan bagi hasil sesuai kesepakatan para pemilik. Dari untung itulah kamu bisa memanfaatkannya untuk tujuan pribadimu lainnya.

Kira-kira prosesnya ribet nggak sih?

Kamu tenang aja, mulai dari proses perizinan sampai manajemen properti akan diurus oleh perusahaan yang bertindak sebagai fasilitator crowdfunding. Tetapi, sekalipun terlihat lebih ringan, tentu saja ada kelebihan dan kekurangannya, yaitu:

Kelebihan Beli Properti dengan Sistem Patungan

Kalau peer to peer lending untungnya dari bunga, sedangkan crowdfunding mengambil hasil sewa dan jual beli. Kamu yang mengindari riba, bisa jadi investasi ini cocok buatmu.

Kekurangan Beli Properti dengan Sistem Patungan

Menikmati hasil dari crowdfunding properti itu butuh jangka waktu yang lama, dan juga investasi ini tidak likuid karena investor membutuhkan waktu untuk mendapatkan imbal hasilnya.

Kenapa Lebih Baik Beli Properti dengan Sistem Patungan?

  1. Kenaikan lot terbukti lebih cepat di banding unit per 6 bulan naik 12,5% sd 20%.
  2. Bebas biaya ingat beli properti itu aset tapi jika ada biaya maintance itu jadi liabilitas jadi pengeluaran karena tdk bisa di sewakan jadi otomatis pengeluaran.
  3. Jual unit tidak liquid tdk gampang jual karena nilainya ratusan juta tapi lot pasar nya besar jadi sangat liquid gampang dijual.

Investasi properti memang menjanjikan, tapi sebelum memutuskan berinvestasi, ingatlah selalu prinsip “high risk high return, low risk low return”. Pada umumnya, harga properti memang akan naik dari tahun ke tahun, tapi bisa juga ada hal yang membuat propertimu tidak laku misalnya lingkungan atau area properti tersebut berdiri. Oleh karena itu, kamu pun juga harus cermat dalam melihat peluang supaya modalmu tidak sia-sia.

Dimana kamu bisa mencoba crowdfunding properti? Coba aja kunjungi website EazyProperty Official yang sejauh ini terpercaya di Indonesia. Dengan ikut program dari EazyProperty Official, kamu bisa miliki bisnis properti di pinggir pantai di Bali dengan modal minim.
Blog Post Lainnya

Mau Punya Investasi Properti Di Bali?

Social Media
Alamat
Berita Newsletter
`Simpan
dibuat denganberdu
@2020 Trend Bisnis Property Inc.